Utama

Berita Popular


Penerbit : PT. Surya Alam Sakti
SIUP : 15/16.08/SIUP/PB/IX/2004
Akte Pendirian :
No. 107 Tgl 21 Pebruari 2001
Tanggal Terbit Perdana :
11 Juni 2007

Pimpinan Umum/Penanggung Jawab :
Sabirin HA Syukran Nafis
Pemimpin Perusahaan:
Rahmat
Pendiri :
Sabirin HA Syukran Nafis

Redaksi/TU : Jl.Simpang Tiga Tangki Hijau No.21 Murung Pudak Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan 71571 Telp (0526) 2700825

Pemimpin Redaksi :
Sabirin HA Syukran Nafis
Wakil Pimpinan Redaksi :
Rosidi HS
Redaksi :
Sabirin HA Syukran Nafis, Hiviannoor, Fahri Ansar Basri, M Jaya Mahliandi,Rosidi HS, Gt. Suriansyah, Sri Mulyani, Fahmi Yahya, Andi Ampa Elung, Nanang Hariadi, Achmad Juhriansyah, Mahliandi, M Jaya, Fauzi Rahman, Pahrul, Budi Irawan, Sigit Permana, Munawir.

Manager Iklan dan Sirkulasi :
Suwarto SE
Manager Keuangan :
Fitrian Noor
Bagian Penagihan :
Suwarto SE
Layouter/Design Grafis :
Rahmat TG
Tim Pracetak dan Cetak :
Abdullah

Perwakilan Banjarmain :
Rosidi HS
Jl. Karya Sabumi II No.2 RT.17 Kompplek Kayu Tangi II Banjarmasin Telp.(0511) 3305331.

Kelompok Kerja :
PERCETAKAN MEDIA PUTERA MANDIRI
Jl. Simpang Tiga Tangki Hijau No.21 Murung Pudak, Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan 71571 Telepon : (0526) 2700825
Isi diluar tanggung jawab percetakan


STOP PERS

Wartawan Metro7 dilengkapi dengan Kartu Pers dan Surat Tugas, serta tercantum didalam BOX REDAKSI.
Apabila ada yang mengaku sebagai wartawan Koran Metro7, MASYARAKAT WAJIB untuk menanyakannya identitasnya. Dan apabila tidak ada termuat didalam BOX REDAKSI maka segera melapor kepada PIHAK BERWAJIB.
Terima kasih.

TTD :Redaksi

Home Industri Sabu Digrebek

Banjarmasin - Direktorat Reserse Narkotika Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menemukan tempat pengolahan Narkotika jenis Sabu - Sabu di Komplek Herlina, Blok II Nomor 144, Sungai Andai, Banjarmasin Utara, Selasa (2/12) sekitar pukul 15.30 WITA.
Menurut Kasubdit II Dit Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Edy Saprianadi menerangkan, penemuan tempat pengolahan sabu tersebut berawal ditangkapnya tersangka Rustam (43) sang pemilik rumah sekaligus home industri pengolahan Sabu - Sabu saat bertransaksi di Jalan Ampera, Basirih Banjarmasin Barat.
”Awalnya tersangka Rustam tertangkap tangan oleh petugas di Jalan Ampera, mengedarkan Narkoba dengan barang bukti 4,38 gram sabu, ditanya anggota kita dari mana barang itu, tidak disangka dia mengaku membuatnya sendiri,” ujarnya.
Atas pengakuan pelaku itu, jelas Edy pihak pertama tidak percaya namun tetap membawa tersangka ke rumahnya, dan terbukti benar banyak peralatan yang diduga sebagai alat pembuat Sabu, bahan campuran pengolahan diduga Sabu.
”Saat ini semua barang bukti itu dan tersangka masih dalam proses pemeriksaan penyidik,” katanya.
Dari pengakuan tersangka, tuturnya, dia memiliki tempat pembuatan narkoba jenis sabu hanya sendiri dan belajar hanya lewat internet.
”Tersangka mengaku banyak utang karena bangkrut sebagai pengusaha kontraktor, maka dia nekad untuk bisa memperoleh banyak uang lewat jalan pintas membuat narkoba jenis sabu dan dipelajarinya lewat buka internet mencari informasi,” kutip Edy ketika ditanya awak media kenapa pelaku nekat membuat sendiri Sabu - Sabu.
Dari pengakuan tersangka, lanjutnya, produksi narkoba yang dibuatnya itu pada bulan pertama sempat gagal. Namun baru bulan kedua dan ketiga ini (saat ditangkap) produksi narkoba mulai berhasil.
”Tersangka mengaku bermodal awal sekitar Rp20 juta, yakni untuk membeli peralatan dan bahan produksi sabu,” ungkapnya.
Ia memaparkan, tersangka secara diam-diam melakukan produksi narkoba jenis sabu ini karena istrinya mengaku tidak mengetahui kelakuan suaminya tersebut.
”Saat kita geledah, peralatan untuk pembuatan sabu itu tidak berada di satu tempat, bahkan untuk mengeringkan narkoba yang sudah diolah itu terletak di loteng rumah,” ungkapnya.
Ia menyatakan, pelaku narkoba atas penemuan produksi narkoba rumahan ini diduga kuat hanya satu orang, yakni, Rustam sendiri. ”Ya, pelakunya tunggal,” ucapnya.
Sementara itu, ditempat terpisah Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Machfud Arifin ketika ditanya soal prestasi bawahannya mengaku sangat senang, namun tetap waspada karena peredaran gelap Narkoba masih ada di Bumi Antasari.
”Kami harap pihak Kejaksaan dan Pengadilan bisa mengadili para pelaku Narkoba dengan hukuman yang tinggi dan sebanding akan perbuatannya yang merugikan semua pihak,” ujar Machfud.(tim)
09.44 | 0 komentar | Baca Selanjutnya...

Pernikahan Dini di Kalsel Tinggi, Rentan Sebabkan Perceraian

RANTAU - Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Antasari bekerjasama dengan Pemda Tapin dan MUI Tapin menggelar Bahtsu Masail Al-ummah, dengan tema "Problem Pernikahan Dini Ditinjau dari Perspektif Agama, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial Budaya, Jumat (5/12/2014) di Pendopo Balahendang Tapin.
Acara yang digelar dua hari mulai 5-6 Desember itu dihadiri pimpinan IAIN Antasari dan akademisi IAIN, seperti Rektor IAIN Antasari Prof Dr Fauzi. Aseri, Dr Sukarni,  Ridhani Fidzi, dan sejumlah akademisi lainnya. Hadir pula Ketua MUI Tapin H Hamdani dan sejumlah ulama di Tapin.
Fauzi Aseri dalam makalahnya menyebutkan secara historis ulama memiliki peran kultural sebagai mufti di masyarakat. Secara kultural, masyarakat lebih mudah dan langsung bertanya kepada tuan guru terkait hal yang membingungkan, termasuk masalah pernikahan dini.
Karena hal itu, peran ulama dalam mencegah pernikahan dini sangat ditentukan oleh perspektif dan sikap ulama tersebut terhadap pernikahan dini.
Mewakili MUI Kalsel, H Tajuddin SH MH mengatakan pernikahan dini di Kalsel masih sangat tinggi, sebab masih adanya tradisi di masyarakat bahwa orangtua merasa bangga kalau anaknya masih dini sudah digaet orang untuk menikah.
Tajuddin berharap kepada ulama untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk mencegah pernikahan dini. Sebab pernikahan dini rentan perceraian. (metro7/fit)
09.43 | 0 komentar | Baca Selanjutnya...

Pantau Keberadan Orang Asing Diawasi

TANJUNG - Beberapa pejabat dari Dinas Instansi, Badan dan Kantor terkait dari tiga kabupaten yang tergabung dalam tim pengawasan orang asing (TimPORA) yaitu dari kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong mengikuti kegiatan rapat Tim Pora Kamis (4/12) di Gedung Pusat Informasi Tanjung.
Rapat yang dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Pengawasan Kanwil Imigrasi Kementrian Hukum dan Ham Kalimantan Selatan Wahyudin yang saat itu didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Banjarmasin Tjutju Purnama serta Kepala Bidang Intelejen dan Penindakan Edy Edwar.
Mengawali sambutannya pada saat membuka kegiatan rapat Wahyudin menjelaskan digelarn rapat tim poipora didasari amanat Undang-Undang Nomor : 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, Timpora merupakan wadah atau sarana untuk tukar menukar informasi di daerah, khususnya untuk kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong, ia menekankan sebagaimana arahan Menteri Hukum dan HAM kita harus melaksanakan penegakan hukum, oleh karena itu dalam rapat diharapkan para peserta yang tergabung didalam timpora bisa memberikan informasi apa-apa yang didapat di tiga kabupaten terkait keberadaan orang asing yang bekerja di beberapa perusahaan dan ia mengatakan pihaknya juga nanti akan turun langsung ke lapangan bersama-sama tim pora.
Ditegaskan Wahyudin NKRI ini harus tetap utuh, kita ketahui bersama di tiga kabupaten ini cukup banyak orang asing yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang harus diawasi keberadaannya, sebagaimana arahan Menteri Hukum dan HAM bahwa kantor Imigrasi harus mengedepankan penegakan hukum.
Dalam rapat tim pora juga dilakukan dialog Tanya jawab seputar kondisi keberadaan orang asing yang bekerja di daerah, dan laporan dari Dinas instansi terkait jumlah maupun masa waktu izin tinggal dan bekerja tenaga asing. (Metro7/Via)
09.43 | 0 komentar | Baca Selanjutnya...

Kembangkan Motor Gas LPG

PARINGIN - Saat ini kabupaten Balangan merupakan kabupaten yang memiliki banyak penduduknya yang meliputi 8 kecamatan. Dimana rata-rata penduduknya menggunakan alat transportasinya berupa kendaraan roda dua maupun roda empat,kedua alat transportasi tersebut kebanyakan menggunakan BBM sebagai pengerak kendaraan mereka.
Untuk mengatasi kenaikan BBM kini Balangan promosikan mengunakan alat transportasinya memakai gas LPG dan sekarang alat tersebut sudah ada dibalangan yakni sebuah motor gas LPG untuk tahun 2014 dan diupayakan pada tahun 2015 sudah bisa dikembangkan khususnya dikabupaten Balangan.
Dikatakannya, Motor Gas LPG merupakan motor percobaan dalam artian memang bukan yang perdana di indonesia namun setidaknya yang pertama sebenua enam,ujar Didik yang pernah mengunakan motor Gas LPG.
Adapun  dengan maksud dan tujuan di pomosikannya motor gas LPG selain sebagai solusi harga bbm yg naik juga sebagai pemotivasi bagi masyarakat balangan maupun bagi anak-anak sekolah khusunya untuk  anak  SMK dibidang otomotif.
Dimana dalam tujuan tersebut merupakan motivasi  bagi  mereka untuk  terpancing inovasi baru ataupun kreasi2 baru yang membangun sifatnya agar mencoba merakit motor gas LPG karna banyak manfaatnya bisa digunakan untuk sekolah dan untuk keperluan lainnya.
Diharapkan dengan adanya motor gas LPG ini bisa menambah motivasi siswa-siswa disekolah untuk mengunakan motor gas LPG disamping bisa mengurangi pengeluaran akibat kenaikan BBM juga mudah untuk didapatkan.
Modifikasi Karburator untuk Konverter Kit Sepeda Motor LPG. Bagian Utama dari sebuah Konverter Kit LPG terdiri dari Regulator, Keran (atau Vacumm Valve) dan Mixer/Karburator/Injektor.
Selain  Regulator dan Fuel-LockOff  terakhir yaitu Mixer atau "Karburator". Tanpa memperdebatkan istilah Mixer dan Karburator, jadi kita sebut Karburator saja.
Tujuan dari Modifikasi ini adalah mengubah Karburator Bensin agar bisa digunakan sebagai Karburator gas LPG. Dua point penting pada Modifikasi adalah pertama, penyediakan saluran masuk untuk udara dan gas LPG pada putaran Idle dan kedua pada putaran Load Running.
Modifikasi Karburator untuk Putaran Load Running. Karburator pada Konverter Kit LPG mempunyai saluran gas untuk mensuplai udara dan gas LPG pada saat Putaran Load Running atau Sepeda Motor bergerak dengan beban dari berat motor itu sendiri dan berat pengendara.
Mekanisme kerja hampir mirip seperti pada Karburator Bensin dengan sedikit  perbedaan yakni Perbedaan itu terdapat pada ukuran jarum skep (Jet Needle) yang digunakan.
Sekarang ini elpiji dalam kemasan tabung kecil ukuran tiga kilogram sangat mudah dijumpai. Tetapi, masih saja belum begitu banyak orang yang mengenal teknik konversi bensin menjadi elpiji untuk menjalankan mesin sepeda motor. (metro7/sri)
09.43 | 0 komentar | Baca Selanjutnya...

Laporan Khusus, RANGKAIAN PROGRAM SKALA PRIORITAS ANANG-ZONY DI HARI JADI TABALONG KE-49

Persembahkan “Kado Indah” Pembangunan
  • Untuk Masyarakat di Acara Puncak Hari Jadi ke-49


TANJUNG – Hari jadi ke-49 Kabupaten Tabalong haruslah dijadikan sebagai momentum evaluasi bagi semua pihak, baik itu Pemerintah Daerah maupun bagi masyarakatnya untuk bisa bersama-sama bersatu demi kemakmuran daerah yang berjuluk Bumi Sarabakawa ini.
Batapa tidak, bukti masih jauhnya ketertinggalan daerah ini tercermin dari masih rendahnya IPM (Indek Pembangunan Manusia) berada di urutan 10 se Kalsel. Begitupula pertumbuhan ekonominya menurun dalam 3 tahun terakhir. Hal ini ditenggarai akibat anjloknya harga batubara di pasar dunia, ditambah lagi anjloknya harga karet dalam 2 tahun terakhir membuat komplek keterpurukan derita masyarakat.
Nah, dibawah komando pemimpin baru Tabalong, H Anang Syakfiani dan wakil H Zony Alfianoor bakal menjawab persoalan-persoalan riil yang dirasakan masyarakat. Yakni bakal menggedornya lewat RPJMD 2015-2019 ditambah 12 program prioritas pembangunan untuk mencapai visi “Menuju Kabupaten Tabalong yang Agamis, Sejahtera dan Mandiri”.
Seperti yang disuarakan bupati Anang saat acara puncak HUT Tabalong ke-49 pada 1 Desember 2014 tadi. Dihadapan ribuan masyarakatnya dia memaparkan rencana strategis 2015 yang akan didedikasikannya sepenuhnya untuk masyarakat. Diantaranya bakal membangun ruang RTH Tanjung Bersinar park, lalu Mall Modern Tanjung Town Square (Tatos), juga Tanjung Expo Center, termasuk Tanjung Sport Center, serta Pusat kuliner bertingkat di ex terminal Barunak, dan Pasar Buah di ex Klnik Uma Iyah. Tak ketinggalan kado indah pengembangan Bandara Warukin menjadi bandara umum. 
“Semua pembangunan itu untuk masyarakat. Kami juga sadar bahwa Tabalong merupakan pintu gerbang Kalsel di wilayah utara yang jadi lintasan tiga propinsi. Kami (Tabalong) ingin menjadi pintu gerbang sekaligus serambi depan yang baik bagi Kalsel,” ucap bupati Anang yang langsung disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.
Kado indah lainnya yang dipersembahkan bupati demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakatnya, yakni lounching program Gerbang Emas dengan mengalokasikan dana Rp 1 milyar 1 desa. Lalu Polis Asuransi kepada 2000 ulama dan guru agama Islam maupun non muslim. Demikian juga lounching Program Angkutan Umum gratis untuk guru dan pelajar serta masyarakat.
Terhadap perbaikan IPM, dihadapan publik bupati Anang beserta jajaran Pemkab Tabalong juga berjanji kedepannya bakal bekerja lebih keras demi pembangunan manusia di Tabalong. Terkait perbaikan pertumbuhan ekonomi, turut pula dijanjikan untuk memprogramkan mencetak 5000 wira usaha baru. Yakni para putera puteri Tabalong diberi pelatihan keterampilan serta bantuan peralatan dan permodalan. “Alhamdulillah pada 2014 ini program ini telah berjalan baik, dan kami sudah berhasil menciptkan 1300 orang wira usaha baru,” katanya lagi.
Lebih jauh lagi, turut diutarakan adanya program prioritas demi peningkatan pendapatan petani karet di Tabalong. Sebagaimana harga karet dunia hanya US$ 1.50 dan hal ini pun sangat menghantui terhadap perekonomian 40 ribu orang petani karet Tabalong. Pemkab Tabalong pun melakukan pembinaan dibeberapa kelompok petani karet untuk meningkatkan kualitas karetnya.
”Kita tidak mungkin bermain ditataran harga, tetapi kita berpeluang bermain dikualitas,” ucap bupati sembari memohon kepada Gubernur Rudy Ariffin yang hadir di acara HUT Tabalong untuk membantu pihaknya melakukan pembinaan kepada petani karet meningkatkan kuaitas karetnya. Sekaligus mendukung permohonan daerah kepada Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal Perkebunan untuk melakukan hal yang sama.
Bupati yang mengedapankan kebersamaan ini turut berharap agar seluruh lapisan masyarakat Tabalong turut serta bersama-sama mendukung memacu percepatan pembangunan di Tabalong. Termasuk mengharapkan dukungan intervensi APBD Provinsi dan APBN. Bahkan juga membuka diri seluas-luasnya hadirnya pihak swasta dan dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Bumi Sarabakawa sebagai serambi depan Kalsel. ***


Bandara Warukin Resmi Milik Masyarakat

TANJUNG – Setelah puluhan tahun menanti, publik di Kabupaten Tabalong kini boleh berbangga, sebab tepat tanggal 1 Desember 2014 tadi, Bandara Warukin yang dulunya berstatus bandara khusus, kini secara resmi berstatus bandara umum.
Kado indah di HUT ke-49 untuk masyarakat Bumi Saraba kawa itupun dengan lantang disuarakan sang bupati H Anang Syakhfiani yang bakal membuka penerbangan komersial untuk publik dengan rute Tanjung-Banjarmasin, Tanjung-Balikpapan hingga Tanjung-Pulau Jawa.
Semua persyaratan administrasi pengalihan Bandara dari khusus ke umum sudah dipenuhi Pemkab Tabalong.  Termasuk dokumen perjanjian pinjam pakai bandar udara Warukin antara PT Pertamina (Persero) dan Pemkab Tabalong sudah dibuat dan terkait aviasi penerbangan akan dikelola Kementerian perhubungan.
Bandara Warukin pun kini berkelas 3 satker, dan jenis pesawat terbesar adalah F22. Adapun fasilitas sisi udara landasan yang meliputi dimensi 1.300 m x 30 m, dan kapasitas apron 100 orang. Untuk fasilitas sisi darat yang dimiliki 1 buah dan pasilitas kargo 1 buah.
Bandara satu-satunya di Banua Enam ini akan dimulai persiapan perbaikan fasilitas bandar udara baik sisi udara maupun darat akan dimulai 2015 melalui dana APBD perubahan. “2015 ini kita sudah mulai menyusun data base persiapan pembangunan serta pengembangan bandara,” ucap Kadishub Tabalong, H Nanag Mulkani saat dikonfirmasi.
Dengan resminya bandara warukin didaulah menjadi bandara umum alias bukan lagi bandara khusus, maka bupati Anang pun turut berharap Tabalong akan menjadi kota metropolis dan pintu gerbangnya Kalsel. Lebih dari itu dikatakannya “Jika hal itu terwujud Insya Allah makin banyak lagi investor yang akan mengembangkan usahanya di daerah kita ini, sehingga membuka lapangan kerja bagi putera puteri Tabalong,” ucap bupati Anang.
Sementara itu, dari sejak 8 tahun lalu Pemkab Tabalong sudah mengupayakan beberapa syarat administrasi pemenuhan dari bandara khusus ke bandara umum. Hasilnya semua syarat sertifikasi kelayakan Bandara Warukin yang disyaratkan oleh Kementerian Perhubungan RI pun sudah dipenuhi. Diantaranya sudah mendapat uji verifikasi dari Tim Dirjen Perhubungan Darat maupun Udara terhadap ijin bandara khusus, ijin AEP (Airport Emergency Plan) dan ijin ASP (Airport Safety Plan).
Dan selama 8 bulan dibawah kepeminpinan bupati Anang, semua proses administrasi baik proses pinjam pakai dari PT Pertamina sekaligus menggait beberapa maskapai penerbangan pun sudah dikantongi Pemkab Tabalong. ***


Suguhkan Program Angkutan Gratis Pelajar

TANJUNG – Berangkat dari bentuk keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas khususnya kendaraan bermotor di Bumi Saraba Kawa yang banyak menimpa para pemuda yang nota benenya adalah kaum pelajar.  Maka 1 Desember 2014 tadi bertepatan HUT Tabalong ke-49 Pemkab Tabalong yang kini dipimpin bupati Tabalong H Anang Syakhfiani melaunching program angkutan gratis bagi pelajar, guru hingga masyarakat umum.
Wafik, salah soerang murid kelas II C SD Hasbunallah mengaku senang bisa dijemput dan diantar kesekolah naik angkutan gratis. Bocah umur 6 tahun ini mengaku tidak khawatir lagi nantinya terlambat kesekolah.
Hal senada juga diucapkan Muhammad Rizky yang bersekolah di SDN Pembataan 1 kelas VI. “Terima kasih pak bupati, kami sangat senang bisa diantar kesekolah. Apalagi mobilnya sangat nyaman,” katanya saat dilakukan ujicoba angkutan gratis pada hari Minggu tadi.
Program boleh dibilang mulia ini pun digagas langsung oleh bupati Anang yang tertuang di 12 program prioritasnya. Dengan menggandeng PT Adaro Indonesia, kini Pemkab Tabalong pun sudah menyiapkan  delapan unit Suzuki APV untuk melayani angkutan gratis bagi pelajar, guru serta masyarakat umum.
Bentuk keseriusan dan persiapan matang pun sudah dilakukan yakni telah dilakukannya perekrutan untuk petugas angkutan gratis ini pun sudah dilakukan, yakni sopir, tenaga pengawas, mekanik, administrasi, keuangan dan tenaga keamanan.
"Angkutan gratis ini akan kita uji coba dulu selama tiga bulan, yakni untuk Murung Pudak, Tanjung dan Tanta. Target kita semua Kecamatan bisa terlayani angkutan gratis ini," ujar Bupati H Anang Syakhfiani.
Tak hanya itu, program yang dipersembahkan demi kepentingan publik inipun ditawarkan kepada para pengusaha swasta yang berminat berbisnis di bidang jasa angkutan. Seperti yang ditawarkan nya saat membuka acara HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Tabalong belum lama tadi. Dikatakannya program angkutan gratis ini hanya berbentuk stimulan sekaligus pancingan bagi para pengusaha yang berminat mengembangkannya usaha dibidang jasa angkutan.
Ya, dengan adanya program angkutan gratis ini diharapkannya, bisa menekan angka kecelakaan terutama di jalur Tanjung-Mabuun yang rawan kecelakaan. Sekaligus juga untuk menumbuhkan minat masyarakat Tabalong menggunakan angkutan umum dalam bepergian. "Termasuk juga dengan adanya angkutan gratis ini turt bisa membuka peluang usaha bagi masyarakat," ucap Anang lagi.
Terlepas dari itu, angkutan umum gratis itu sementara ini hanya melayani untuk tiga trayek, terdiri dari 01,02 dan 03. Trayek 01 beroperasi dari timur ke barat. Mulai dari Terminal Mabuun-SMP Negeri 2 Murung Pudak  batas kota Tanjung)-Tugu Obor Mabuun-Jln Simpang Tanjung Selatan- SMAN 2 Tanjung-SMPN 4 Tanjung-Jalan Anggrek 6- ke SMKN 1 Tanjung- Kompleks Stadion- Polres Tabalong.
Kemudian kearah Kantor Dinas PU-berhenti di halte depan Bapedalda-Kota Tanjung Kantor Camat Tanjung-Taman Kota Tanjung. Rute ini arah baliknya sama  hingga kembali ke Terminal Mabuun.
Trayek 02 mulai dari Mabuun-Obor mati-pengajian Guru Danau- Simpang 4 Jln Tanjung Selatan-Kantor Bapedalda- Murung Pudak-SMP Patra- Kapar-Simpang Hikun-pertigaan RSUD Tanjung-Taman Kota Tanjung.  Kemudian arah baliknya melalui jalan Jaksa Agung- rumah sakit-SMPN 1 Tanjung -terminal Mabuun.
Sementara untuk trayek 03, dari Tanjung Selatan ke utara. Mulai dari Masjid Tanta-Sulingan-MAN Tanjung-Belimbing-Pasar Kapar- Terminal Mabuun. Selain itu pada setiap perempatan angkutan tetap harus berhenti supaya bisa mengangkut penumpang dari trayek berbeda yang ingin pindah rute. Nantinya pemberhentian selain halte akan dikasih rambu sebagai tanda untuk penumpang menunggu angkutan. ***
09.43 | 0 komentar | Baca Selanjutnya...

2 ABG Jambret Babak Belur

Banjarmasin - Reza Ansari (20) dan Fauzi Gunawan (17), dua pelaku jambret ini tak bisa berkutik saat dikejar warga  lantaran beraksi menjambret seorang perempuan di Jalan Sultan Adam, meski sempat bersembunyi di dalam WC kampus STISHA Banjarmasin.
”Salah satu jambret sempat lari dan bersembunyi di WC kampus STISHA,  sebelum ditangkap beberapa jam kemudian,”  ujar  Kasat Reskrim Polresta  Banjarmasin Kompol Wildan Albert, Kamis (4/12) yang lalu.
Menurut dia, aksi ketangkap kedua pelaku yang menjamberet tas seorang perempuan ini memetik kemarahan warga, Rabu malam tadi, hingga dikejar banyak orang, dan salah satunya tertangkap di persimpangan empat lampu merah kawasan Jalan Sultan Adam Banjarmasin Utara.
”Karena jalan padat, sepeda motor mereka terhenti di lampu merah, satu ditangkap warga di tempat,
satunya sempat bisa lari kedalam kampus STISHA, dan sembunyi di WC, tapi ketahuan karena satpam yang jaga kampus tersebut curiga ada orang di dalam WC yang tidak keluar-luar hingga berjam-jam,” ungkapnya mengutip kejadian di lapangan.
Wildan mengakui, para anggotanya sempat kewalahan menenangkan warga yang terbawa emosi dengan kedua pelaku jambret ini, hingga harus menembakkan senjata keatas sebagai peringatan.
”Sebab kalau tidak diamankan, kedua pelaku jambret itu bisa mati dihakimi warga yang sangat marah,” ungkapnya.
Dikatakan Wildan, kedua pelaku jambret ini sudah ditahan di Mapolresta Banjarmasin untuk mempertanggungjawabkan kejahatannya.
”Pihak korban juga sudah melaporkan kejadian itu kepihaknya,  dan barang bukti uang Rp100 ribu, satu buah Handphone, dompet abu abu, dan tas coklat sementara diamankan penyidik,” pungkasnya.(tim)
09.42 | 0 komentar | Baca Selanjutnya...

OPS Zebra Untuk Sadarkan Tertib Lalu Lintas

Banjarmasin -  Pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan serta jajarannya, mulai menggelar operasi "Zebra Intan 2014" yang akan berakhir hingga 9 Desember 2014.
Gelar pasukan sebagai tanda resmi dimulai Operasi Zebra Intan 2014 itu dengan inspektur upacara Wakil Kapolda Kalsel Kombes Pol Sukirman di halaman Mapolresta Banjarmasin, Rabu (26/11) yang lalu.
Kasat Lalu Lintas (Lantas) Polresta Banjarmasin Kompol Henry N Chandra mengatakan, sebenarnya giat operasi terpadu tertib berlalulintas yang diberi nama Zebra Intan 2014 itu pelaksanaan sejak pukul 00.00 WITA.
Ia menerangkan, sebagaimana amanat Kapolri melalui Wakapolda Kalsel, operasi tertib berlalulintas itu untuk cipta kondisi yang aman dan nyaman menjelang Hari Raya Natal 2014 dan Tahun Baru 2015.
Pastinya, lanjut dia, operasi Zebra Intan 2014 salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tertib berlalulintas, hingga menurunkan angka kecelakaan, dan terwujud situasi kantib lantas di daerah ini.
Karena itu, tegasnya, petugas akan menindak bagi pengendara yang tidak mengindahkan ketentuan tertib berlalulintas, karena mengganggu kenyamanan berlalulintas juga keselamatan.
"Fokus operasi kita di Banjarmasin akan menindak pelanggaran tanpa helm dan pelanggaran rambu lalulintas," ucap perwira menengah polisi yang menyandang meltai satu tersebut.
Ia mengatakan, operasi Zebra Intan 2014 dilakukan jajarannya dengan cara hunting atau mobil (bergerak). "Kita ada bentuk tim khusus," paparnya.
Seluruh anggota di satuan lalulintas yang jumlahnya sebanyak 104 orang dilibatkan dalam oprasi ini. "Operasi ini juga dibantu pihak TNI dan Dishub setempat," ujarnya.
Ia berharap, selama operasi berjalan, semuanya mengedepankan prinsip keselamatan dan keamanan personel, khususnya pada saat melakukan penegakan hukum terhadap pelanggar lalulintas dengan berpedoman pada standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.(tim)
09.42 | 0 komentar | Baca Selanjutnya...

Redaksi Metro7 : 0526 2700825 | Email : redaksi@metro7.co.id
Bagian Iklan|Sirkulasi : Suwarto SE 0852 4845 7878